Visi SMK Tri Dharma 2

MENCIPTAKAN TAMATAN YANG TERAMPIL DAN PROFESIONAL,SESUAI KEBUTUHAN DUNIA/DUNIA KERJA DALAM RANGKA MENYONGSONG ERA GLOBALISASI

Misi Smk Tri Dharma 2

1.MENYIAPKAN SISWA AGAR DAPAT MENJADI TENAGA KERJA YANG TERAMPIL DAN PRODUKTIF SERTA MAMPU MENGEMBANGKAN SIKAP PROFESIONAL.
2.MENYIAPKAN SISWA AGAR DAPAT MENYESUAIKAN PEKERJAAN MENGEMBANGKAN PROFESINYA.UNTUK MENGEMBANGKAN KESEJAHTERAAN PRIBADINYA DAN KESEJAHTERAAN UMUM SEJALAN DENGAN KERANGKA PEMBANGUNAN NASIONAL.

Sabtu, 21 November 2009

Di Temukan Bunga Bangkai di Rumah warga daerah Bogor

Bogor, 20 November 2009

Kota Bogor telah di gemparkan oleh penemuan setangkai bunga bangkai yang tumbuh di sekitar Jl. Pangeret 7 Rt 03 Rw 12 kel. Tegal Gundil kec. Bogor Utara. Penemuan itu pertama kali di temukan oleh pemilik rumah tersebut pada rabu (12/11/09) ketika kami tanya kepada anak pemilik rumah tersebut tentang asal mulanya keberadaan bunga bangkai tersebut itu ia mengatakan, “awalnya tumbuh sebuah tanaman yang menyerupai tanaman talas,ketika malam ayah saya mencium bau yang tidak sedap di sekitar pekarangan rumah dan ketika di cari dengan lampu motor ayah saya tiba-tiba ia menemukan sebuah tanaman tersebut yang ternyata itu adalah sumber baunya.”
Kemudian ketika kami tanya tentang pertama kali mekarnya bunga tersebut Ibu Lili pemilik rumah mengatakan, “ Pertama kali mekar itu mengeluarkan bau yang sangat menyengat seperti bau bangkai, mengeluarkan cairan seperti darah dan di kerubungi banyak lalat”, ujarnya.
Tetapi menurut salah satu tetangganya yaitu Pak Nanaf (70) dan Ibu Fatimah (57) mengatakan, “Bahwa tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah Ibu Lili memang sengaja di tanam”. Menurutnya tanaman itu di tanam 4 tahun lalu, awalnya ia menanam umbi “ Beti ” yang menyerupai tanaman talas tetapi setelah 4 tahun berlalu tanaman itu ternyata bunga bangkai.
Ketika di lihat lebih dekat ternyata di bawah tanaman yang menyerupai tanaman talas tersebut terdapat tunas tanaman, menurutnya semenjak di temukan pertama kali banyak orang berdatangan melihat bunga tersebut tanpa di mintai biaya yang di tentukan, tapi ada sebagian orang yang memberikan uang dengan sukarela,warga sekitar sudah tidak asing lagi dengan tumbuhnya bunga bangkai karena di sekitar daerah sana sudah sering terjadi dan mereka menyebutnya dengan sebutan “Acung”.
Banyak warga setempat yang berdatangan untuk melihat dan bahkan ada juga yang ingin membelinya dari harga Rp.500.000 s.d Rp.1.500.000 tetapi pemilik tanaman tidak berniat untuk menjualnya, bunga bangkai yang di sebut “Rafflessia Arnoldi” adalah suatu tanaman langka yang harus di jaga dan di lestarikan.

0 komentar:

Posting Komentar